Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Lima Peserta SKD CPNS Kepulauan Meranti Langsung Dinyatakan Gagal
PELITARIAU, Meranti - Memasuki hari ketiga pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah diikuti sebanyak 1.326 peserta.
Jumlah tersebut merupakan peserta yang terbagi kedalam 14 sesi ujian. Sementara 74 peserta lainnya tidak mengikuti ujian karena tidak hadir, bahkan ada yang batal mengikuti ujian karena terlambat.
Selain yang tidak hadir, yang terlambat pun dinyatakan tidak lolos.Adapun yang terlambat hadir untuk mengikuti tes SKD sebanyak lima orang. Akibatnya, mereka tidak bisa masuk dan mengerjakan soal ujian lantaran sistem secara otomatis telah terkunci oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, Bakharuddin mengatakan pelamar yang telat masuk meskipun hanya satu menit, akan dinyatakan gugur secara otomatis oleh sistem, karena menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
Untuk itu, BKD meminta kepada seluruh peserta CPNS yang akan mengikuti SKD untuk hadir minimal 60 menit sebelum jam dimulainya tes. Menurut Bakharuddin, hal itu sesuai ketentuan tata tertib yang tertuang dalam Peraturan BKN Nomor 50 tahun 2019.
"Kita minta kepada peserta untuk dapat memanage waktunya agar bisa hadir satu jam sebelum sesi dimulai karena ada beberapa proses administrasi dan pemeriksaan yang akan dilalui," kata Bakharuddin, Ahad (9/2/2020).
Nantinya waktu selama 1 jam ini akan diisi dengan absen, cek kartu peserta ujian dan KTP, pemberian pin registrasi, penitipan barang, dan body checking.
Usai melakukan body checking, peserta SKD akan diarahkan oleh panitia untuk memasuki ruang steril guna menonton video tutorial aplikasi juknis seleksi yang disediakan BKN.
"Kalau memang waktu untuk registrasinya sudah habis. Mohon maaf panitia tidak bisa membantu sedikit pun karena peraturan dan aplikasinya sudah diatur sedemikian rupa," ujar Bakharuddin. **
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









